
KARAWANG – BERITA BRANTAS.CO.ID
Transaksi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangkaian kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Juara Piala Dunia 2026 di Lapangan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, menembus Rp839 juta hingga Selasa (14/7/2026).
Capaian tersebut mendekati target Rp1 miliar yang ditetapkan sebelum penutupan kegiatan pada 20 Juli 2026.
Data tersebut disampaikan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang pada penyelenggaraan Nobar Juara Piala Dunia 2026 yang merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Karawang, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Karawang, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karawang. Kegiatan berlangsung sejak 27 Juni hingga 20 Juli 2026.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM lokal.
“Alhamdulillah, dari target Rp1 miliar hingga pertandingan final besok, Disperindag, Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang melaporkan nilai transaksi UMKM telah mencapai Rp839 juta,” kata Aep saat menghadiri nobar dan bazar UMKM di Lapangan Karangpawitan, Selasa (14/7/2026) tengah malam.
Panitia melibatkan 58 tenant yang menaungi 128 pelaku UMKM, didominasi usaha kuliner dan minuman, seperti dimsum, pukis, dodol, serta aneka minuman.
Menurut Aep, omzet pelaku UMKM selama kegiatan berlangsung menunjukkan peningkatan signifikan. Pada akhir pekan, rata-rata pendapatan pedagang berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp3 juta, bahkan beberapa pelaku usaha mampu membukukan omzet hingga Rp26 juta dalam sehari.
“Ini sungguh luar biasa. Kegiatan nobar Piala Dunia mampu memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyelenggaraan nobar bukan hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang publik yang produktif untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Karawang, kata Aep, akan terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu membuka peluang pasar bagi pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.
Pemkab Karawang berharap penyelenggaraan Nobar Juara Piala Dunia 2026 tidak hanya memberikan alternatif hiburan yang aman, nyaman, dan edukatif selama masa libur sekolah, tetapi juga meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk lokal.
“Kita sangat bersyukur dengan kegiatan ini. Masyarakat mendapatkan hiburan, sementara pelaku usaha lokal merasakan manfaat ekonomi yang nyata,” kata Aep.**





