BERITABRANTAS.CO.ID – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, bergerak cepat setelah menerima laporan kecelakaan yang menimpa 20 warga Karawang di Kabupaten Majalengka. Pemerintah Kabupaten Karawang langsung memberangkatkan delapan unit ambulans beserta tim medis untuk mengevakuasi korban.
Dalam peristiwa tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 14 lainnya mengalami luka-luka.
Aep Syaepuloh mengatakan, dirinya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 10.30 WIB. Menindaklanjuti informasi itu, ia segera menginstruksikan pengiriman ambulans dan tim medis ke lokasi kejadian di Majalengka.
“Kami langsung mengirimkan ambulans bersama tim medis ke Majalengka untuk menjemput dan membawa warga kami kembali ke Karawang. Saat ini masih suasana Lebaran, sehingga kami turut membantu percepatan penanganan di lapangan,” ujar Aep, Selasa (24/3/2026).
Selain itu, Aep juga berkoordinasi dengan Bupati Majalengka, Eman Suherman, untuk membantu penanganan para korban. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Majalengka merespons cepat, termasuk dalam pengurusan korban meninggal dunia hingga proses pemulasaraan jenazah.
“Alhamdulillah, Bupati Majalengka merespons dengan baik dan membantu seluruh proses, mulai dari penanganan di rumah sakit hingga pemulangan jenazah,” katanya.
Aep menambahkan, pihaknya juga telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang untuk turun langsung ke rumah para korban guna membantu proses pemakaman serta kebutuhan lainnya.
“Kami meminta BPBD segera tanggap dan membantu warga hingga seluruh proses selesai,” ujarnya.
Sebelumnya, kecelakaan terjadi di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka. Sebanyak 20 warga Karawang yang sedang dalam perjalanan arus balik dari Tasikmalaya menggunakan kendaraan elf mengalami kecelakaan.
Diduga, kendaraan mengalami rem blong saat melintas di wilayah Majalengka hingga akhirnya terjun ke jurang.
SZ





