Rabu, Juni 10, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

spot_img

Berita Pilihan

Kongres XI AMS Dibuka, Pemprov Jabar Tegaskan AMS Harus Jadi Penjaga Stabilitas dan Penggerak Pembangunan

spot_img
Asda 1 Pemprov Jabar Asep Sukmana : AMS harus tetap berdiri sebagai kekuatan sosial yang mampu mengawal pembangunan Jawa Barat sekaligus menjadi garda penjaga kondusivitas daerah.Foto/Pri

BERITA BRANTAS.CO.ID
Organisasi Kemasyarakatan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) ditegaskan tidak boleh kehilangan arah di tengah derasnya perubahan zaman.

AMS harus tetap berdiri sebagai kekuatan sosial yang mampu mengawal pembangunan Jawa Barat sekaligus menjadi garda penjaga kondusivitas daerah.

- Advertisement -

Penegasan itu disampaikan Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jawa Barat, Asep Sukmana, saat membuka Kongres XI AMS mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Aula Husni Hamid, Kompleks Perkantoran Pemda Karawang, Rabu (10/6/2026) malam.

Menurut Asep, AMS memiliki rekam jejak panjang dalam perjalanan pembangunan Jawa Barat sehingga kongres tidak boleh sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan, melainkan harus melahirkan gagasan strategis yang mampu menjawab tantangan daerah ke depan.

- Advertisement -

“AMS memiliki sejarah panjang dalam pembangunan Jawa Barat. Kongres ini harus menjadi laboratorium pemikiran yang melahirkan gagasan-gagasan strategis bagi kemajuan daerah. Jaga terus kondusivitas Jawa Barat,” tegasnya.

Kongres XI AMS yang berlangsung pada 10 hingga 12 Juni 2026 mengusung tema “Ngalanglang Ngahudang Dangiang, Diasuh Ku Pangaweruh Diasah Ku Kanyaah” dan menjadi forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan AMS lima tahun mendatang.

Wakil Bupati Karawang Maslani yang hadir mewakili Bupati Karawang Aep Syaepuloh menilai AMS selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ia menegaskan nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh harus tetap menjadi fondasi utama organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat.

Baca Juga  Inovasi Digital Antrian "Sipandu" di Puskesmas Loji Karawang Besutan Kapusnya Disambut Antusias Masyarakat

Di hadapan peserta kongres, Penjabat Ketua Umum Pengurus Pusat AMS, Rully H. Alfiyadi, mengingatkan keras seluruh kader agar tidak menjadikan pemilihan ketua umum sebagai ajang perpecahan internal.

Rully menegaskan, perbedaan pilihan dalam kontestasi organisasi adalah hal yang wajar, namun tidak boleh melahirkan kubu-kubuan yang merusak soliditas AMS.

“Jangan sampai terjadi kubu-kubuan hanya karena perbedaan pilihan. Seberapa keras pun dinamika dalam kongres, pada akhirnya kita tetap bersaudara dalam AMS. Siapa pun yang terpilih wajib didukung seluruh anggota,” tandasnya.

Politikus Partai Golkar itu juga menegaskan bahwa AMS tidak mengenal blok-blok kekuatan yang berpotensi memecah organisasi.

Menurutnya, kaderisasi dan persatuan merupakan kunci utama menjaga keberlangsungan organisasi di tengah tantangan yang semakin kompleks.

Ia memastikan seluruh rangkaian Kongres XI AMS akan berlangsung aman, tertib dan demokratis, sekaligus menegaskan komitmen AMS untuk tetap berada di garis depan dalam menjaga nilai moral, sosial, dan kebangsaan.

“Kongres AMS XI harus berlangsung aman dan nyaman. AMS akan tetap menjadi organisasi yang menjaga nilai-nilai kebangsaan dan moralitas bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) AMS, Sony Inayatkhan, mengingatkan bahwa AMS sedang menghadapi era digital yang menuntut organisasi mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitas dan jati dirinya.

Baca Juga  Brits Hotel Karawang Gembleng Siswa SMKN 1 Jatisari. Industri Perhotelan Turun Tangan Cetak SDM Siap Kerja

Menurutnya, AMS harus tampil sebagai motor penggerak pembangunan Jawa Barat yang berdiri di atas kepentingan masyarakat, bukan terseret kepentingan politik praktis ataupun perbedaan warna partai.

“Kita hidup di era digital yang serba terbuka. AMS harus menjadi motivator pembangunan Jawa Barat tanpa melihat warna dan logo partai,” tegas Sony.

Dari arena kongres, sejumlah nama mulai mengemuka sebagai kandidat kuat Ketua Umum PP AMS periode 2026–2031.

Di antaranya Penjabat Ketua Umum PP AMS Rully H. Alfiyadi, Ketua Distrik AMS Kota Bandung sekaligus Penasehat AMS Pusat Mohammad Ihsan, serta Sekretaris Dewan Penasehat AMS Pusat Dudun Holidin.

Pembukaan Kongres XI AMS di Aula Husni Hamid menjadi titik awal rangkaian sidang organisasi. Seluruh agenda kongres hingga paripurna pemilihan Ketua Umum PP AMS akan dilanjutkan di Hotel Resinda, Telukjambe Timur, Karawang.
Sejumlah tokoh turut menghadiri pembukaan kongres, di antaranya Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir, Ketua DPRD Sumedang Sidik Jafar, Anggota DPRD Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati dan Sri Rahayu Agustina, Anggota DPRD Karawang Abdul Aziz, serta para undangan dan kader AMS dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Catatan Redaksi
Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dari sumber yang terpercaya dan dapat mengalami pembaruan sesuai informasi terbaru serta klarifikasi dari pihak terkait.

Artkel Lainnya

Nasional

Peristiwa

Populer

Indeks