
BANDUNG – BERITABRANTAS.CO.ID
Bursa pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat resmi memanas.
Sekretaris Umum PWI Jawa Barat sekaligus Pemimpin Redaksi Inilah Koran, Tantan Sulthon Bukhawan, dan H.Hardiyansyah, S.H. (Kang Andhy), resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027– 2032 di Kantor PWI Jawa Barat, Jumat, (31/7/2026).
Keduanya akan bertarung dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat yang digelar pada 12–13 Agustus 2026 di Hotel Horison Ultima Bandung untuk menentukan nahkoda baru organisasi wartawan terbesar di Jawa Barat.
Tantan datang membawa visi “PWI Jabar Istimewa” dengan tagline “Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya Maju dan Sejahtera.”
Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas SDM wartawan melalui pelatihan multimedia, penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), penyediaan 1.000 kuota Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis, perlindungan profesi, hingga pembentukan PWI Creative Hub sebagai pusat pelatihan dan kolaborasi insan pers.
“Yang paling penting, kebersamaan dan kekeluargaan di PWI harus tetap kita jaga,” tegas Tantan usai menyerahkan berkas pencalonan.
Di sisi lain, Kang Andhy mengusung tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan: PWI Jawa Barat Maju & Berjaya.”
Ia menitikberatkan program pada peningkatan kesejahteraan wartawan dan keluarganya melalui kerja sama strategis, penciptaan peluang usaha, penguatan pendidikan, serta perluasan kesempatan pengembangan karier hingga tingkat internasional.
“PWI harus menjadi rumah besar yang benar-benar memperjuangkan kesejahteraan anggotanya,” ujar Kang Andhy.
Meski akan bersaing memperebutkan kursi Ketua PWI Jawa Barat, kedua kandidat menegaskan komitmen menjaga soliditas organisasi dan siap mendukung siapa pun yang dipercaya anggota memimpin PWI Jawa Barat lima tahun ke depan.
Konferprov PWI Jawa Barat 2026 diprediksi menjadi arena adu gagasan dua figur berpengalaman.
Tantan menawarkan penguatan kompetensi dan transformasi organisasi, sementara Kang Andhy mengedepankan kesejahteraan anggota serta penguatan solidaritas organisasi.**





