
KARAWANG — BERITA BRANTAS.CO.ID
Tiga kilometer jarak tempuh warga Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, kini dipangkas.
Jembatan Perintis Garuda di Dusun Krajan III RT 02/RW 05 resmi digunakan dan langsung membuka akses penghubung menuju Desa Kamurang, Kecamatan Tirtamulya.
Jembatan tersebut diresmikan Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Nanda Siswanto, Senin (10/8/2026)siang.
Sebelum jembatan perintis Garuda dibangun, warga harus memutar sekitar tiga kilometer. Kondisi itu semakin berat ketika akses jembatan lain sepanjang 90 meter direnovasi sehingga jarak tempuh warga bisa mencapai sekitar lima kilometer.
Kini, persoalan itu dipangkas dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk membuka keterisolasian akses masyarakat sekaligus memperpendek jarak tempuh di wilayah pedesaan.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi solusi langsung terhadap persoalan mobilitas masyarakat, khususnya petani.
“Berkat program Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Bapak KASAD, jembatan ini bisa berdiri kokoh dan memangkas jarak tempuh masyarakat yang sebelumnya harus memutar cukup jauh,” kata Aep.
Menurut Aep, percepatan pembangunan tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah daerah, TNI, Forkopimda dan masyarakat.
“Dengan kolaborasi super tim,dua jembatan bisa diselesaikan hanya dalam waktu dua bulan,” ujarnya.
Di kesempatan ini, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Nanda Siswanto menegaskan, keberadaan jembatan ini paling dirasakan manfaatnya oleh pelajar dan petani yang selama ini harus mengambil jalur putar arah.
“ sebelumnya,anak- anak sekolah dan para petani harus memutar arah hingga sekitar tiga kilometer untuk sampai ke tujuan. Dengan adanya jembatan Perintis Garuda ini, jarak tempuh perjalanan masyarakat menjadi lebih pendek sehingga dapat lebih cepat sampai ke tujuan,”kata Letkol Nanda.
Menurutnya, dengan akses jarak tempuh yang lebih pendek hal itu akan mempercepat mobilitas sekaligus membuka peluang pergerakan ekonomi masyarakat.
Mayoritas warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian kini memiliki jalur yang lebih efisien untuk menjalankan aktivitas dan mendistribusikan hasil pertaniannya.
Nanda juga menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh peran pemerintah dan TNI.
Namun menurutnya,dengan bergotong royong, masyarakat menjadi bagian penting selama proses pengerjaan.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah bergotong royong membantu pembangunan jembatan ini. Semoga aktivitas dan perekonomian warga semakin lancar dan meningkat,” ungkapnya.
Peresmian jembatan perintis Garuda dihadiri Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, Kasi Intel Kejari Karawang Sigit Muharam, Camat Jatisari, Camat Tirtamulya serta para kepala desa wilayah kecamatan setempat.
Kehadiran jembatan Perintis Garuda kini menjadi jalur pendek bagi warga desa Kalijati Kecamatan Jatisari Karawang. Jarak yang sebelumnya harus ditempuh dengan cara memutar arah kini dipangkas, sementara akses pendidikan, pertanian dan aktivitas ekonomi warga menjadi lebih cepat dan efisien.**





