Tampilan gambar ( blur )aksi geng motor terekam cctv warga .Photo/ist
BERITA BRANTAS.CO.ID
Kenyamanan hidup masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat, belakangan kian terancam akibat maraknya aksi begal dan geng motor brutal yang semakin nekat meneror lingkungan permukiman warga.
Kondisi itu memicu keresahan luas karena gangguan keamanan tidak lagi hanya terjadi di jalan raya, tetapi mulai masuk hingga ke kawasan hunian masyarakat.
Situasi mencekam terbaru dilaporkan terjadi di lingkungan RT 02 RW 01 Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat. Warga dibuat panik setelah sekelompok geng motor bersenjata tajam diduga masuk ke area permukiman pada dini hari.
“Assalamualaikum wr wb. Selamat malam Pak Lurah, Pak Bhabinkamtibmas, Pak Babinsa. Mohon izin laporan terkait serangan anak-anak geng motor ke wilayah RT 02/01 pada jam 03.49 WIB. Sangat mengkhawatirkan karena mereka membawa berbagai senjata tajam dan ini sudah ketiga kalinya termonitor CCTV di lingkungan,” tulis salah seorang pengurus lingkungan melalui grup WhatsApp warga.
Warga menilai situasi keamanan di Karawang semakin mengkhawatirkan.
Aksi kriminal jalanan yang dilakukan kelompok begal dan geng motor liar disebut semakin brutal dan berani memasuki kawasan permukiman warga tanpa rasa takut.
Teror serupa juga terjadi di Jalan Kertabumi, Kecamatan Karawang Barat.
Sekelompok remaja bermotor membuat keributan dan berkendara ugal-ugalan di depan RS Bayukarta hingga kawasan RS Dewi Sri.
Aksi anarkistis tersebut memicu kepanikan pengguna jalan dan warga sekitar. Ironisnya, rentetan kejadian itu dinilai seolah menjadi pemandangan rutin yang tidak ditangani serius.
Aparat kepolisian di Karawang bahkan mendapat sorotan tajam karena dianggap lamban dan cenderung melakukan pembiaran terhadap berkembangnya aksi kriminal jalanan di wilayah hukumnya.
Desakan agar aparat bergerak lebih serius juga datang dari masyarakat yang meminta kepolisian benar -benar hadir memberikan rasa aman sebelum kondisi keamanan di Karawang semakin lepas kendali.
Sejumlah tokoh masyarakat pun melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas dan terukur dalam memberantas begal maupun geng motor.
“Situasi jalanan di wilayah Kabupaten Karawang saat ini rawan begal dan kejahatan jalanan. Untuk masyarakat pengguna jalan harus ekstra hati-hati, terutama saat berkendara di malam hari atau ketika melintas dijalanan yang sepi,” ujar tokoh masyarakat di Kecamatan Karawang Timur, H.Agus Sanusi mengingatkan masyarakat luas.
Agus mengaku prihatin dengan kondisi keamanan Karawang di tengah tekanan ekonomi masyarakat yang semakin sulit.
Ia menegaskan masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar patroli formalitas.
“Kami berharap Kapolres Karawang mengambil solusi pasti dengan tindakan tegas dan terukur terhadap pengacau Kamtibmas, sebagaimana yang pernah dilakukan saat kepemimpinan Kapolres Hendi Febrianto Kurniawan tahun 2017 lalu, ujar Agus.
“Saat itu jalan- jalan di Karawang aman dan nyaman dilintasi masyarakat tanpa khawatir ancaman begal maupun geng motor,” sambungnya.
Di era kepemimpinan Kapolres Hendi F. Kurniawan, masyarakat Karawang hidup nyaman ,aman, tenang tidak ada pengacau kota ataupun geng motor sadis berulah di jalanan. Gangster perusuh kota disapu bersih tanpa sisa. Ketegasan tanpa kompromi sangat diperlukan untuk melindungi masyarakat. Sedikitnya, 16 begal sadis yang melawan petugas di dor tanpa kompromi hingga tewas. Juga sejumlah pelaku anarkhis sadis dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur dibuat pincang kakinya.
Ketua DPRD Karawang,H.Endang Sodikin,menekankan pentingnya pengawalan aktivitas masyarakat melalui kolaborasi lintas instansi demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Saya berharap aktivitas di masyarakat itu dikawal dengan adanya Satpol PP yang berkolaborasi dengan TNI-Polri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Saya kira Kamtibmas Karawang akan bisa terkendali,”ujar H.Endang Sodikin.
Ia menambahkan, unsur Forkopimda Karawang selama ini terus melakukan konsolidasi bersama Kapolres dan Dandim guna menjaga situasi keamanan daerah tetap kondusif.
“Kami selalu bersinergi secara Forkopimda. Pak Kapolres dan Pak Dandim hari ini terus melakukan konsolidasi demi Kamtibmas Kabupaten Karawang,” pungkasnya. (Pri)





