Minggu, Mei 3, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

spot_img

Berita Pilihan

Pascainsiden KA di Bekasi Timur, Bupati Karawang Usulkan Underpass di Enam Perlintasan Rawan

spot_img

BERITABRANTAS.CO.ID – Respons cepat ditunjukkan Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyusul insiden kecelakaan kereta api di Bekasi Timur. Demi mencegah kejadian serupa di wilayahnya, ia mengusulkan pembangunan underpass di enam titik perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.

Langkah ini menjadi sinyal keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem keselamatan transportasi darat, khususnya di wilayah dengan intensitas lalu lintas kereta dan kendaraan yang tinggi. Enam titik yang diidentifikasi berada di kawasan Tanjungpura, Tuparev, Johar, Kosambi, Pancawati, hingga Cikampek.

- Advertisement -

Aep berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat turun tangan melakukan intervensi, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto terkait peningkatan keselamatan transportasi nasional.

Baca Juga  Purnawirawan Jenderal Kopassus Kuasai Dirjen SDA, Menteri PU Kirim Sinyal Keras, Proyek Air Tak Boleh Lagi Amburadul

“Saya sudah meminta Dinas PUPR Karawang menyusun daftar prioritas perlintasan yang akan diusulkan, termasuk skema pembiayaannya,” kata Aep di Karawang Barat pada Jumat (1/5/2026).

- Advertisement -

Ia menjelaskan, seluruh titik tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat agar dapat segera direalisasikan. Namun, dari enam lokasi, perlintasan di ruas Tuparev hingga Kosambi menjadi prioritas utama penanganan.

“Dua titik kami usahakan pakai APBD Karawang karena prioritas juga,” jelas Aep.

Lebih jauh, Aep menegaskan pilihannya pada pembangunan underpass dibandingkan flyover. Selain dinilai lebih efisien dari sisi anggaran, underpass juga dianggap lebih minim dampak visual terhadap kawasan sekitar.

“Yang penting adalah keselamatan masyarakat. Kita ingin ada solusi nyata agar perlintasan ini tidak lagi membahayakan,” katanya.

Baca Juga  Skandal Pasar Cikampek Terkuak. DPRD Karawang Tuding Pengelola Ingkar Janji, Setoran PAD Jebol, Pedagang Diperas Tanpa Fasilitas

Sebagai bagian dari langkah preventif, Aep juga telah meminta Dinas Perhubungan untuk mendata perlintasan tanpa palang pintu, khususnya jalur kecil yang kerap dilintasi kendaraan roda dua.

“Termasuk saya sudah minta ke Dishub data perlintasan tanpa palang pintu yang kecil-kecil biasa dilintasi motor,” tegasnya.

Upaya ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang, sekaligus memperkuat keselamatan pengguna jalan dan operasional kereta api di Karawang.

SZ

Catatan Redaksi
Artikel ini dipublikasikan secara otomatis dari sumber yang terpercaya dan dapat mengalami pembaruan sesuai informasi terbaru serta klarifikasi dari pihak terkait.

Artkel Lainnya

Nasional

Peristiwa

Populer

Indeks