
BERITA BRANTAS.CO.ID
Petugas Lapas Kelas IIA Karawang kembali menggagalkan upaya penyelundupan diduga narkotika ke dalam lingkungan lapas melalui modus pelemparan paket dari luar tembok lapas, Senin 11 Mei 2026.
Aksi penyelundupan itu terungkap saat petugas pengamanan tengah berpatroli dan memantau area persawahan SAE di sekitar tembok luar lapas. Saat patroli berlangsung, petugas mencurigai gerak-gerik orang tak dikenal (OTK) yang masuk ke area persawahan di sekitar lapas.
Kecurigaan petugas terbukti setelah OTK tersebut kedapatan melemparkan benda mencurigakan ke arah dalam lapas. Menyadari adanya dugaan penyelundupan barang terlarang, petugas langsung melakukan pengejaran. Namun pelaku berhasil melarikan diri memanfaatkan area persawahan.
Usai kejadian, jajaran pengamanan Lapas Karawang bergerak cepat melakukan penyisiran ke sejumlah titik rawan, terutama area blok hunian dan brandgang lapas. Dari hasil penyisiran, petugas menemukan satu paket kotak dibungkus plastik hitam di area brandgang.
Saat diperiksa, paket tersebut berisi 2 klip besar dan 10 klip kecil diduga narkotika jenis sabu, 3 klip diduga tembakau sintetis, 5 pivet, serta 1 plastik klip kecil kosong yang diduga akan digunakan untuk pengemasan barang haram tersebut.
Temuan itu langsung dikoordinasikan dengan Satresnarkoba Polres Karawang untuk proses penanganan dan pengembangan kasus lebih lanjut.
Seluruh barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian.
Kepala Lapas Karawang, Ma’ruf Prasetyo menegaskan, penggagalan penyelundupan tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan dan integritas petugas dalam menjaga keamanan lapas dari ancaman peredaran narkoba.
Menurutnya, berbagai modus terus dilakukan pihak luar untuk menyusupkan narkotika ke dalam lapas.
Namun, pengawasan ketat membuat ruang gerak pelaku semakin sempit.
“Penggagalan ini menjadi bukti bahwa masuknya narkotika ke Lapas Karawang sangat sulit. Karenanya berbagai cara dan modus dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab mencoba menyelundupkan barang terlarang ke dalam lapas. Kami memastikan jajaran pengamanan tetap siaga dan tidak memberi celah sedikit pun terhadap upaya peredaran narkoba di dalam lapas,” tegas Ma’ruf.
Ia menambahkan, keberhasilan menggagalkan penyelundupan itu merupakan implementasi nyata program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan pengawasan ketat, deteksi dini, serta sinergi bersama aparat penegak hukum, Lapas Karawang menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.(Pri)





